Home / Taman & Tanaman /
Eksterior: Kisi-kisi Kayu, Pemanis Eksterior Rumah

Kisi-kisi dari kayu mulai dilirik banyak orang sebagai pelengkap eksterior. Fungsinya tak hanya sebagai shading, tapi bisa juga memperbaiki kekurangan pada tampak depan rumah.

 

Penggunaan bentuk garis sebagai elemen ruang banyak dijumpai pada arsitektur Jepang. Ketika tren arsitektur minimalis—yang mengacu pada paham Zen—berkembang, bentuk ini menjadi sangat mendunia. Salah satunya, yang diterapkan di Indonesia, adalah penggunaan kisi-kisi yang terbuat dari bilah-bilah kayu yang disusun secara horizontal.   

 

Fungsi utama kisi-kisi kayu ini memang sebagai penghalau sinar matahari. Namun pada perkembangannya, benda ini juga bisa berfungsi sebagai elemen estetis yang bisa memperindah tampak muka bangunan. Bahkan kadangkala benda ini bisa menutupi tampak muka bangunan yang kurang indah.

 

Pasang di Mana?

Tidak ada aturan khusus di mana kisi-kisi ini harus diletakkan. Benda ini bisa diletakkan di depan jendela, di depan tembok, ataupun di depan teras. Terserah Anda, yang penting sesuai dengan fungsi yang diinginkan.

 

Sebaiknya kisi-kisi tidak ditempelkan langsung pada tembok atau kaca. Beri jarak secukupnya sehingga benda yang ada di belakang kisi-kisi masih dapat dibersihkan.

Kalau diletakkan di depan jendela, pastikan jarak antara kisi-kisi dengan jendela cukup untuk membuka daun jendela. 

 

Cocok Nggak, Ya?

Mungkin itu pertanyaan yang timbul di benak kita ketika akan menggunakan kisi-kisi. Cocok nggak, ya dengan rumah saya? Menurut Ir. Andra Matin, kisi-kisi ini memiliki karakter berupa garis horizontal yang lurus. Karenanya hanya cocok digunakan untuk rumah yang bergaya modern, yang memiliki bentuk dasar geometris. Rumah yang bergaya klasik atau mediteran, yang memiliki banyak detail dan lengkungan, kurang pas menggunakan kisi-kisi seperti ini.

 

Tip

Agar Kisi-kisi Awet

·         Pilihlah kayu yang tahan terhadap cuaca dan rayap, seperti kayu ulin, besi, sonokeling, dan damar laut. Harganya memang lebih mahal dari kayu lain, namun perawatannya lebih mudah.

·         Untuk lapisan luar, pilihlah kayu yang memang dikhususkan untuk eksterior. Menggunakan pelitur lebih tepat untuk eksterior dibandingkan dengan melamik.

 

(rma/http://www.tabloidrumah.com)

1 Komentar

Untuk eksterior apakah tidak lebih baik menggunakan melamik, karena kalau pelitur kalau kena air akan mudah rusak/pudar warnanya dan timbul bercak putih

Posted by: Badi | 2009-07-05 19:53:37 |
Beri Komentar
Name
Email
Komentar
Security Code

Home|Interior|Taman & Tanaman|Perumahan|Apartemen|Konstruksi|Fengshui|Tips & Solusi|Bursa|Forum
© 2007 - Tabloid Rumah - Hak Cipta dilindungi Undang-undang