Bikin Kolam Anti Bocor (Bagian2)

TABLOIDRUMAH.com– Dalam membuat kolam, setelah beton jadi dan dinding bata telah dipasang, dua tahapan berikutnya adalah kolam dapat diplester dan diaci, serta melakukan pelapisan waterproofing.

  • Plesteran dan Acian

Pada dasarnya, plesteran yang menempel dapat dibagi atas 2 lapisan utama. Lapisan pertama (yang biasa disebut kamprotan) adalah permukaan kasar dengan tebal 3 mm. Lapisan ini terdiri dari campuran semen-pasir yang encer, sebagai tempat melekatnya badan plesteran dan mengurangi penyusutan.

Sementara, lapisan kedua/lapisan luar setebal 6-10 mm, adalah lapisan luar yang membuat kolam terlihat rata. Selain untuk keindahan, acian mencegah badan ikan terluka karena tergores plesteran kasar.

Acian dibuat setebal 3 mm (lebih tebal dari acian standar), dengan campuran semen dan air dengan perbandingan semen:air = 2:1. Agar acian melekat sempurna, sebaiknya pengacian dilakukan setelah lapisan plesteran cukup keras dan stabil (sudah tidak terjadi penyusutan).

Namun, jika dinding kolam akan dipasang batu alam atau keramik, dinding tidak perlu diaci. Sebaiknya, tunggu plesteran kering lebih dahulu, baru memasang batu alam agar kolam tidak bocor.

  • Pelapisan Waterproofing

Saat ini banyak sekali jenis waterproofing yang beredar, namun jenis yang cocok diaplikasikan ke kolam (yang selalu dipenuhi air) adalah yang berbahan dasar semen.

( RAHMA YULIANTI )

FOTO: TAN RAHARDIAN

LOKASI: KOTA BARU PARAHYANGAN, BANDUNG, JAWA BARAT



Dibagi ke

Leave a Reply