Menambah Ruang di Lahan Kosong Belakang Rumah

TANYA

Saya membeli rumah yang sudah direnovasi, di atas lahan 80 m2. Selanjutnya, saya membeli sebidang tahan di belakang rumah dengan luas 52 m2. Saat ini di rumah saya belum ada pintu yang menghubungkan rumah dengan tanah belakang. Saya ingin memanfaatkan tanah itu untuk beberapa ruangan dan untuk membuat sirkulasi yang baik bagi rumah saya. Ruang-ruang yang saya inginkan sebagai berikut.

  • Ruang tidur utama dengan kamar mandi dalam
  • 2 ruang tidur anak
  • Kamar mandi
  • Ruang keluarga/ruang TV
  • Dapur
  • Ruang makan
  • Taman dan kolam kecil di dalam/belakang rumah
  • Teras belakang
  • Carport
  • Tempat cuci/jemur/setrika
  • Gudang

Saya juga ingin agar lantai atas dimanfaatkan dan letak tangga juga memungkinkan untuk diubah. Terima kasih atas jawaban Bapak.

Sutrisno

Mataram, NTB

JAWAB

Bapak Sutrisno, sayang sekali informasi yang Anda berikan tidak menyebutkan apakah tanah di belakang rumah Anda tersebut juga memiliki akses langsung dari jalan di belakang rumah, atau hanya berupa tanah kosong yang dikelilingi tembok. Dengan informasi yang terbatas ini, saya mencoba membuat usulan denah yang lebih “netral”. Artinya, denah rumah Anda bisa digunakan untuk tapak dengan pintu belakang atau hanya menjadi halaman belakang.

Dengan bentuk tapak memanjang, tentunya diperlukan penataan ruang sedemikian rupa agar sirkulasi udara dan sinar matahari bisa leluasa di dalam rumah Anda. Untuk itu, diperlukan adanya ruang terbuka atau bukaan di tengah-tengah tapak rumah Anda. Kemudian, agar sirkulasi penghuni rumah terasa lebih leluasa, tangga saya pindahkan ke sisi sebelah kanan dengan mengubah bentuknya menjadi tangga “U”, agar ruang lebih efisien lagi. Ruang di bawah tangga bisa dimanfaatkan untuk keperluan powder room atau WC, karena kamar mandi di lantai 1 menjadi kamar mandi-dalam untuk ruang tidur utama.

Dapur saya pindahkan ke bagian depan kiri bangunan dan memiliki akses langsung dari carport, sehingga memudahkan sirkulasinya. Akses ini juga berfungsi sebagai pintu masuk samping. Sementara itu, area cuci/jemur/setrika memanfaatkan bagian belakang rumah, karena memerlukan area terbuka dan tidak akan mengganggu aktivitas Anda sehari-hari.

Ruang makan berada di tengah bangunan, sehingga akses dari dan ke dapur tidak perlu melewati ruang lainnya (tidak crossing). Ruang makan yang menyambung dengan ruang keluarga tentu memberikan kesan terbuka dan luas, apalagi dengan adanya bukaan ke taman dalam dan belakang. Selain itu, sirkulasi udara dan sinar matahari akan leluasa masuk ke rumah.

Lantai 2 saya manfaatkan untuk dua ruang tidur anak, berikut kamar mandinya. Selain itu, saya tambahkan balkon kecil di belakang ruang tidur, sehingga nantinya ruang-ruang tidur ini tidak terlalu tertutup atau terhalang oleh atap bangunan bagian belakang.

Bapak Sutrisno, mudah-mudahan jawaban saya sesuai dengan keinginan Bapak. Salam hangat untuk keluarga di Mataram.

Keterangan gambar:

Lantai 1

1.Carport

2.Teras depan

3.Ruang tamu

4.Dapur

5.Powder room/WC di bawah tangga

6.Ruang makan

7.Kamar mandi pribadi

8.Ruang tidur utama

9.Ruang keluarga

10.Gudang

11.Teras belakang/beranda

12.Ruang cuci dan setrika

13.Ruang jemur

Lantai 2

14.Ruang tidur anak 1

15.Ruang tidur anak 2

16.Kamar mandi

17.Balkon



Dibagi ke

Comments (1)

 

  1. kaos murah says:

    thanks ya atas artikelnya salam kenal

Leave a Reply